Patroli Satlantas Polres Bartim: Teguran Humanis untuk Pengendara Tanpa Helm Standar
TAMIANG LAYANG – Kepolisian Resor Barito Timur (Polres Bartim) melalui Satuan Lalu Lintas (Satlantas) gencar melakukan patroli “street crime” di wilayah Kota Tamiang Layang. Dalam kegiatan ini, petugas tak hanya memantau keamanan jalanan, tetapi juga memberikan teguran tertulis yang humanis kepada pengendara sepeda motor yang kedapatan tidak mengenakan helm standar. Patroli ini dilaksanakan pada Kamis (7/5/2026).
Menyasar Titik Rawan, Edukasi Jadi Prioritas
Tim patroli Satlantas Polres Bartim, yang dipimpin oleh AIPDA Adi Chandra bersama BRIGPOL Eko Setiawan, BRIGPOL Krisna Ardi, BRIPTU Andra Permana, dan BRIPDA R. Willdan, menyusuri berbagai lokasi. Fokus utama mereka adalah area rawan kecelakaan lalu lintas, kawasan yang sering terjadi tindak kriminalitas jalanan, hingga lingkungan permukiman warga. Salah satu titik yang disambangi adalah Jalan A. Yani, tepatnya di depan Kantor PU Barito Timur.
Patroli dialogis ini tak hanya sebatas pemantauan, melainkan juga wadah untuk berinteraksi dan mengedukasi masyarakat terkait kepatuhan terhadap aturan lalu lintas. Petugas mendapati beberapa pengendara yang abai menggunakan helm standar saat melintas di jalan raya. Sebagai bentuk tindakan edukatif dan preventif, mereka diberikan teguran tertulis. Teguran ini disertai imbauan yang humanis, mengingatkan pentingnya penggunaan helm demi keselamatan pribadi dan keamanan pengguna jalan lainnya.
Fokus Ganda: Lalu Lintas dan Keamanan Lingkungan
Selain penertiban lalu lintas, patroli ini juga mengemban misi ganda, yakni mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta meminimalkan tindak kriminalitas jalanan yang mungkin terjadi di wilayah Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur.
Kasatlantas Polres Bartim, AKP Asri Putra Bahari, menegaskan bahwa helm standar adalah perangkat perlindungan esensial bagi pengendara sepeda motor. Penggunaannya sangat krusial untuk mengurangi risiko cedera fatal apabila terjadi insiden kecelakaan di jalan.
“Kami berupaya mengedepankan pendekatan humanis melalui kegiatan patroli dan edukasi langsung kepada masyarakat. Teguran tertulis ini bukan semata-mata sanksi, melainkan bentuk pengingat agar pengendara semakin memahami betapa pentingnya mengenakan helm standar sebagai bagian tak terpisahkan dari keselamatan berkendara,” jelas AKP Asri.
Diharapkan, upaya ini dapat membuahkan hasil positif dengan meningkatnya kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas. Pada akhirnya, hal ini akan berkontribusi dalam menjaga situasi keamanan, ketertiban, serta kelancaran lalu lintas di Kabupaten Barito Timur agar tetap aman dan kondusif.
