Pemkab Tala Gencarkan Pengendalian Inflasi dan Data Ekonomi Akurat
Pelaihari, Tanah Laut – Pemerintah Kabupaten Tanah Laut (Pemkab Tala), Kalimantan Selatan, serius memantapkan upaya pengendalian inflasi daerah. Fokus utama diarahkan pada pengawasan harga pasar yang ketat dan penyediaan data ekonomi yang presisi untuk menjaga stabilitas perekonomian lokal.
Langkah strategis ini dinilai krusial guna menjamin daya beli masyarakat tetap terjaga, sekaligus mendukung program pemerintah pusat dalam menekan laju inflasi dan meningkatkan daya saing produk-produk unggulan daerah.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Tanah Laut, Masturi, di Pelaihari, Rabu, menegaskan pentingnya keterlibatan aktif pemerintah daerah dalam memantau kondisi pasar. “Pengendalian inflasi harus dilaksanakan secara nyata di lapangan, memastikan harga kebutuhan pokok tetap stabil dan ketersediaan pasokan terjaga dengan baik,” ujarnya.
Upaya ini direalisasikan melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) yang bergerak langsung memantau perkembangan harga kebutuhan dasar di berbagai pasar. Tak hanya itu, Pemkab Tala juga aktif mempersiapkan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Hal ini bertujuan untuk membangun basis data yang kokoh, yang nantinya akan menjadi fondasi utama dalam merumuskan berbagai kebijakan ekonomi.
“Data yang akurat dan terpercaya merupakan kunci dalam merancang kebijakan ekonomi yang benar-benar tepat sasaran dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” tambah Masturi.
Selain itu, penguatan ekonomi daerah juga didorong melalui jaminan produk halal. Inisiatif ini diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan konsumen, sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal. Kebijakan ini selaras dengan visi nasional untuk memajukan pertumbuhan ekonomi berbasis UMKM yang berdaya saing global.
“Sertifikasi halal kini menjadi salah satu faktor penting yang dapat meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk-produk lokal kita,” jelas Masturi.
Menurut data Badan Pusat Statistik, inflasi nasional pada April 2026 tercatat 2,48 persen secara tahunan, menunjukkan angka yang masih terkendali. Pemkab Tanah Laut menyakini bahwa sinergi antara pengendalian harga, penguatan data ekonomi, serta peningkatan kualitas produk lokal merupakan pilar utama dalam menjaga kestabilan ekonomi di tengah dinamika perekonomian nasional.
Pembahasan mengenai strategi ini dilakukan saat Pemkab Tala mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi. Kegiatan yang turut dirangkaikan dengan Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 serta Sosialisasi Penyelenggaraan Jaminan Produk Halal ini diselenggarakan secara virtual oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan diikuti dari ruang rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Tanah Laut.
